Zaman Setan

 

Ketika hujan turun begitu derasnya
membasahi luka-luka yang menganga
aku melihat zaman bergerak kalang kabut
terseok dalam kanal penuh darah
di mana orang-orang papa dibunuh
di bawah cahaya perak rembulan
dan angin badai dari barat datang
menghancurkan rumah-rumah
di pinggiran jembatan tua penuh air mata
yang mengering di dada seorang penyair

Aku melihat zaman bergerak begitu cepatnya
menuju neraka tempat setan-setan kemajuan
bernama IMF, PBB, dan NATO
membangun kerajaan mereka
yang membawa musim panas di dada kita
membumihanguskan tanah leluhur
di puting susu ABG yang kehilangan jalan hidup
akibat puisi kakus seorang penyair salon
yang sok mengerti tentang cinta itu
menjadi abu, menjadi kata-kata yang tenggelam
dalam kondom dan softex di hotel
tempat manusia dilacurkan oleh industri dan uang

Aku melihat zaman baru datang
bersama tiga ekor dajjal imperealis
bernama Perancis, Inggris, dan Amerika
yang telah melahirkan kesunyian di tubuh kita
terbelenggu dalam pesakitan kamar kos yang lembab
tanpa kata-kata
tanpa puisi
tanpa bayang-bayang kekasih
mereka datang ketika bumi bergetar
begitu kencangnya
merontok segala kenangan di kepala
menghancurkan sungai dan laut
di mana kita melepas luka-luka
dan jalan pulang

Sumber ilustrasi: hyperallergic.com

Wildan Hidayat

About Wildan Hidayat

Penulis

View all posts by Wildan Hidayat →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *